FAKTA HUKUM, Selasa (07 Juli 2026). MALANG - Batalyon Kesehatan (Yonkes) 2 Kostrad menggelar latihan lari perorangan sejauh 8 kilometer sebagai bagian dari program Penilaian Siap Jasmani Militer (PSJM), Selasa (7/7/2026).
Kegiatan ini merupakan pembinaan fisik rutin yang bertujuan menjaga sekaligus meningkatkan kesiapan jasmani prajurit dalam mendukung pelaksanaan tugas.
Latihan diikuti seluruh prajurit dengan pengawasan pelatih jasmani satuan. Selain mengukur kemampuan fisik individu, kegiatan tersebut menjadi sarana evaluasi tingkat ketahanan, kecepatan, dan kekuatan prajurit sebagai modal utama dalam menjalankan berbagai tugas operasi.
Komandan Yonkes 2 Kostrad, Letnan Kolonel Ckm dr. David Marlynson Purba, M.Ked(Surg), Sp.B., M.Tr.Mil., menegaskan bahwa pembinaan fisik secara berkelanjutan merupakan bagian penting dalam membentuk prajurit yang profesional dan siap menghadapi tantangan tugas.
"Kami berharap melalui kegiatan ini seluruh prajurit Yonkes 2 Kostrad dapat mempertahankan bahkan meningkatkan kemampuan perorangan sehingga senantiasa siap melaksanakan setiap tugas yang diberikan satuan. Jadikan latihan ini sebagai momentum untuk membentuk prajurit kesehatan yang profesional, tangguh, berkarakter, dan selalu siap mengabdi kepada bangsa dan negara," ujarnya.
Menurutnya, kesiapan fisik menjadi salah satu aspek penting bagi prajurit kesehatan, mengingat tugas yang diemban tidak hanya menuntut kompetensi medis, tetapi juga kemampuan untuk beroperasi dalam berbagai kondisi lapangan.
Melalui latihan yang dilaksanakan secara berkala, Yonkes 2 Kostrad berupaya menjaga standar kebugaran prajurit sekaligus memastikan setiap personel memiliki kesiapan fisik yang optimal dalam mendukung tugas pokok TNI, baik pada operasi militer maupun operasi selain perang. (Red)
