TNI AL Gelar Pesantren Kilat Ramadhan 2026 di KRI Semarang-594, Peserta Berlayar ke Pulau Untung Jawa

FAKTA HUKUMSelasa (10 Maret 2026). JAKARTA - Ratusan peserta dari berbagai sekolah dan lembaga pendidikan di wilayah Jabodetabek mengikuti kegiatan Pesantren Kilat (Sanlat) Ramadhan 2026 yang digelar di atas kapal perang TNI Angkatan Laut, KRI Semarang-594. 

Kegiatan ini dilepas langsung oleh Kepala Staf Angkatan Laut (Kasal) Laksamana TNI Muhammad Ali di Dermaga Kolinlamil, Jakarta Utara, Rabu (11/3).

Pesantren Kilat Ramadhan yang berlangsung pada 11–13 Maret 2026 tersebut mengusung tema “Membangun Generasi Muda Berakhlak Mulia dan Cinta NKRI.” Melalui kegiatan ini, para peserta tidak hanya mendapatkan pembinaan keagamaan, tetapi juga pengalaman berlayar menggunakan kapal perang milik TNI AL.

Dalam rangkaian kegiatan, para peserta akan mengikuti pelayaran menuju Pulau Untung Jawa. Selama perjalanan, mereka akan mengikuti berbagai materi keagamaan dan wawasan kebangsaan yang disampaikan oleh sejumlah narasumber dari kalangan ulama, akademisi, hingga perwira TNI AL.

Beberapa materi yang diberikan antara lain “Keutamaan Alquran Bagi Remaja” oleh KH Saiful Bahri dari MUI, “Tujuan Hidup Seorang Muslim” oleh Dr H Nurul Badruttamam dari Kementerian Agama RI, serta “Sholat Sebagai Kunci Kesuksesan” oleh Dr Arif Fachruddin Arrozi. Selain itu, peserta juga mendapatkan pembekalan mengenai “Menjaga Diri di Era Media Sosial” oleh Kolonel Laut (KH) Syukriadinata dan “Wawasan Kebangsaan” oleh Kolonel Laut (KH) Khasan Syukur.

Kegiatan ini juga diakhiri dengan sesi “Muhasabah dan Komitmen Perubahan” yang disampaikan oleh Dr Darmawan dari MUI, sebagai upaya memperkuat nilai spiritual para peserta selama bulan suci Ramadhan.

Selain kegiatan pembinaan, rombongan juga akan melaksanakan aksi sosial di Pulau Untung Jawa. Bentuk kegiatan tersebut antara lain pemberian santunan serta bakti sosial berupa pemeriksaan kesehatan gratis bagi masyarakat setempat.

Kasal Laksamana TNI Muhammad Ali berharap kegiatan Pesantren Kilat Ramadhan ini dapat memberikan dampak positif bagi generasi muda, terutama dalam membangun karakter dan kecintaan terhadap bangsa dan negara.

Menurutnya, pembinaan akhlak melalui kegiatan keagamaan sangat penting bagi generasi muda, terlebih pada momentum bulan Ramadhan yang penuh dengan nilai-nilai kebaikan.

“Harapannya, kegiatan Pesantren Kilat Ramadhan ini dapat membina akhlak mulia bagi para peserta dan menjadikan mereka generasi muda yang cinta kepada bangsa dan negara dengan dilandasi pendidikan agama yang baik,” ujarnya.

Ia menambahkan, kegiatan beramal dan berbagi kepada masyarakat selama bulan Ramadhan juga diharapkan dapat menanamkan nilai kepedulian sosial sekaligus memperkuat semangat kebersamaan di kalangan generasi muda. (Red)

Ads

نموذج الاتصال