FAKTA HUKUM, Sabtu (14 Maret 2026). WAIKABUBAK - Wakil Gubernur Nusa Tenggara Timur, Johanis Asadoma, di sela-sela agenda kunjungan kerjanya di Kabupaten Sumba Barat, berkesempatan mengunjungi SMA Negeri 1 Lamboya yang berada di Kecamatan Lamboya, Sabtu (14/3/2026).
Kedatangan Wakil Gubernur disambut hangat oleh para guru dan siswa melalui tarian adat Kataga sebagai bentuk penghormatan sekaligus ungkapan sukacita atas kunjungan tersebut.
Kepala SMA Negeri 1 Lamboya, Nicodemus Laja, dalam sambutannya menyampaikan rasa bangga dan terima kasih atas kunjungan orang nomor dua di Nusa Tenggara Timur itu.
“Selamat datang di SMA Negeri 1 Lamboya, Bapak Wakil Gubernur. Ini merupakan suatu kehormatan dan kebanggaan besar bagi kami seluruh warga sekolah. Kunjungan ini tentu menjadi momen yang sangat berharga dan tidak akan pernah kami lupakan,” ujarnya.
Nicodemus juga menjelaskan bahwa sejak berdiri pada tahun 2012, sekolah tersebut telah meluluskan banyak siswa yang melanjutkan pendidikan maupun berkarya di berbagai bidang. Saat ini, sekolah memiliki 646 siswa dengan dukungan 52 tenaga pendidik.
Dalam arahannya kepada para siswa, Johanis Asadoma mengaku senang dapat bertemu langsung dengan para siswa dan guru.
“Puji Tuhan, hari ini kita bisa bertemu. Setiap kali saya berkunjung ke daerah, saya selalu berusaha menyempatkan diri mengunjungi sekolah. Saya ingin melihat langsung bagaimana kondisi sekolah dan bagaimana anak-anak belajar. Kalian semua adalah masa depan daerah dan masa depan bangsa,” ungkapnya.
Pada kesempatan itu, ia menekankan pentingnya pendidikan karakter bagi para pelajar. Menurutnya, selain memperoleh ilmu pengetahuan, para siswa juga perlu membangun karakter yang baik, menghormati orang lain, menjunjung tinggi nilai etika dan agama, serta membangun hubungan yang harmonis dengan sesama.
Ia juga mengingatkan para siswa untuk memanfaatkan waktu dengan sebaik-baiknya guna belajar dan meraih cita-cita.
“Masa depan harus dipersiapkan sejak sekarang. Kalian harus punya mimpi, cita-cita dan harapan yang tinggi. Tanpa itu kita seperti berjalan tanpa arah,” katanya.
Dalam kesempatan tersebut, mantan perwira polisi itu juga membagikan pengalaman pribadinya saat bercita-cita menjadi polisi. Menurutnya, cita-cita tersebut dapat tercapai karena tekad yang kuat, latihan yang tekun, serta persiapan diri yang matang.
Lebih lanjut, ia menyampaikan sejumlah pesan penting kepada para siswa, di antaranya pentingnya disiplin, semangat berkompetisi, keberanian untuk tampil, serta terus mengembangkan kreativitas dan inovasi.
“Disiplin adalah landasan utama untuk meraih keberhasilan. Tanpa disiplin kita tidak akan maju. Selain itu, kalian juga harus memiliki semangat untuk terus belajar dan berkompetisi,” tegasnya.
Selain itu, Wakil Gubernur juga mengajak para siswa memanfaatkan teknologi secara positif, termasuk menggunakan telepon seluler untuk mencari informasi dan menambah pengetahuan. Para siswa juga didorong untuk meningkatkan kemampuan berbahasa Inggris sebagai bahasa internasional yang membuka peluang lebih luas di masa depan.
Di akhir arahannya, ia mengingatkan para siswa untuk selalu mengandalkan Tuhan dalam setiap langkah kehidupan serta menjauhi minuman keras yang dapat merusak masa depan generasi muda.
Kunjungan Wakil Gubernur ke SMA Negeri 1 Lamboya menjadi salah satu bentuk perhatian dan komitmen Pemerintah Provinsi Nusa Tenggara Timur dalam mendorong pembangunan sektor pendidikan di daerah.
Salah seorang siswi, Elsa, mengaku sangat senang dan bangga karena sekolahnya dapat dikunjungi langsung oleh Wakil Gubernur.
“Kami sangat senang dan bangga karena Bapak Wakil Gubernur datang langsung ke sekolah kami dan kasi kami motivasi yang sangat luar biasa. Bangga sekali,” ungkapnya.
Turut hadir dalam kegiatan tersebut Vera Sirait Asadoma, Bupati Sumba Barat Yohanis Dade, Wakil Bupati Sumba Barat Thimotius Tede Ragga, Kepala Dinas Pariwisata Provinsi NTT Noldy Pelokila, serta Kepala Dinas Peternakan Provinsi NTT John Oktovianus. (Red)
