FAKTA HUKUM, Senin (02 Februari 2026). KOTA KUPANG - Nama Andre Lado semakin sering menjadi sorotan dalam berbagai perkara hukum di Nusa Tenggara Timur. Advokat asal Kupang ini dikenal luas sebagai sosok pengacara yang vokal, berani, dan kerap mengambil posisi kritis terhadap praktik penegakan hukum di daerah tersebut.
Di kalangan praktisi hukum lokal, Andre Lado sering dijuluki “Singa Hukum”, ya sebuah sebutan yang menggambarkan gaya advokasinya yang agresif, penuh energi, dan tidak ragu menghadapi aparat penegak hukum maupun pihak-pihak yang dianggap merugikan kliennya.
Sebagai advokat, Andre Lado menampilkan pendekatan yang tidak selalu konvensional. Ia dikenal berani mengkritik secara terbuka proses hukum yang menurutnya tidak berjalan semestinya.
Sikap ini membuatnya sering tampil sebagai antitesis terhadap praktik penegakan hukum yang ia nilai kurang transparan atau tidak berpihak pada keadilan.
“Dalam hukum tidak boleh ada rasa takut. Advokat harus berdiri di garis depan ketika ada ketidakadilan,” ujar Andre dalam beberapa kesempatan saat memberikan pernyataan kepada media lokal.
Petarung Hukum dengan Tensi Fight Tinggi
Rekan-rekan sejawat menggambarkan Andre Lado sebagai tipikal petarung sejati di arena hukum.
Ia dikenal memiliki tensi “fight” yang tinggi dalam menangani perkara, mulai dari sengketa perdata hingga kasus pidana yang menyita perhatian publik.
Gaya komunikasinya yang lugas dan konfrontatif kerap membuatnya tampil dominan dalam konferensi pers maupun perdebatan hukum di ruang sidang.
Tidak jarang ia secara terbuka mempertanyakan langkah aparat atau institusi tertentu jika dianggap tidak sesuai dengan prinsip hukum.
Bagi sebagian kalangan, sikap tersebut mencerminkan keberanian seorang advokat yang menjalankan fungsi kontrol terhadap sistem hukum.
Namun bagi pihak lain, pendekatan yang keras itu juga memicu perdebatan di ruang publik.
Figur Kontroversial Namun Berpengaruh
Kiprah Andre Lado membuat namanya dikenal luas di kalangan media lokal, aktivis hukum, hingga masyarakat yang mengikuti perkembangan perkara publik di NTT.
Ia kerap muncul sebagai kuasa hukum dalam sejumlah kasus yang memicu perhatian publik.
Pengamat hukum lokal menilai gaya advokasi Andre Lado mencerminkan karakter advokat yang memilih jalur konfrontatif untuk memperjuangkan kepentingan klien.
“Dalam dunia advokasi memang ada berbagai gaya. Ada yang diplomatis, ada juga yang konfrontatif. Andre Lado termasuk yang memilih pendekatan konfrontatif dan penuh strategi menjebak lawan untuk menilai bahwa dia ini lemah, padahal tidak seperti itu.” kata seorang praktisi hukum Kota Kupang yang enggan namanya diekspos.
Simbol Perlawanan dalam Dunia Advokasi
Terlepas dari pro dan kontra, keberadaan Andre Lado dianggap memberi warna tersendiri dalam dinamika praktik hukum di NTT.
Ia kerap menempatkan dirinya sebagai suara kritis yang menantang status quo dalam sistem peradilan.
Bagi pendukungnya, Andre Lado adalah simbol advokat yang berani melawan ketidakadilan. Namun bagi para pengkritiknya, gaya tersebut dianggap terlalu keras dan berpotensi memicu polemik.
Meski demikian, satu hal yang sulit dibantah: dalam lanskap advokasi di NTT, nama Andre Lado kini menjadi salah satu figur yang paling sering diperbincangkan baik sebagai pengacara vokal, petarung hukum, maupun advokat nonkonvensional yang terus menantang batas-batas praktik penegakan hukum di daerahnya.
(Red)
